Latest topics
» Laptop/Notebook Windows 7 anda jadi router Wi-Fi??
Tue Feb 21, 2012 10:58 pm by islamsyah

» Perkenalan
Tue Feb 14, 2012 2:31 pm by w1ndu_fu

» Poin & Reputasi??
Wed Oct 26, 2011 9:50 am by Devil666

» SMADAV PRO 8.6
Mon Sep 26, 2011 12:37 pm by w1ndu_fu

» HEX EDITOR FILE .EXE
Mon Sep 26, 2011 11:45 am by w1ndu_fu

» Naruto Manga
Mon Sep 26, 2011 11:42 am by w1ndu_fu

» K-ON!! OST Vol.1
Wed Aug 24, 2011 8:10 pm by sillylazyb0y

» Info Seputar Mobile Aplikasi
Sat Aug 13, 2011 1:05 pm by rahmadlado

» [SHARE] Photo2 Hasil Jepretan kamu
Mon Jul 04, 2011 7:42 pm by Administrator

» [Lounge] Video Video Lucu
Mon Jul 04, 2011 7:25 pm by Administrator

» [Lounge] Nintendo 3DS
Mon Jul 04, 2011 7:22 pm by Administrator

» [Lounge] Playstation Vita
Mon Jul 04, 2011 7:03 pm by Administrator


Indofood Kantongi Kapitalisasi Rp 31,46-T, makanya Indomie Dilarang, Hatta Berang

View previous topic View next topic Go down

Indofood Kantongi Kapitalisasi Rp 31,46-T, makanya Indomie Dilarang, Hatta Berang

Post by Devil666 on Tue Oct 12, 2010 12:43 am

Sabtu, 09 Oktober 2010 , 12:47:00
Indofood Kantongi Kapitalisasi Rp 31,46 T


JAKARTA - PT Indofood CBP Tbk (ICBP), mencatatkan diri sebagai emiten pendatang baru berkapitalisasi terbesar. Anak usaha PT Indofood Sukses Makmur (INDF) tersebut mengantongi kapitalisasi pasar senilai Rp 31, 46 triliun. Tak pelak debut ICBP di lantai bursa mendapat sambutan positif dari pelaku pasar. Hanya, kemunculan ICBP sepertinya sedikit memengaruhi kinerja saham induk perseroan yaitu INDF. Menilik perdagangan sejak Kamis (7/10) lalu, INDF terjungkal 300 (5,31 persen) ke level 5350 dari sebelumnya Rp 5650. Sementara panji-panji ICBP sebaliknya terus berkibar sejak menginjakkan kakinya di lantai bursa. Dalam penutupan perdagangan itu, saham ICBP melesat 555 (10,29 persen) ke posisi Rp 5950. Bahkan, saham ICBP sempat menyentuh level tertinggi di posisi Rp 6200.

Apresiasi pasar atas saham ICBP ditanggapi positif manajemen. Mereka mengaku senang. Sebab, hal tersebut merefleksikan kepercayaan pelaku pasar kepada perusahaan. Investor asing dan lokal tercatat menjadi pemborong utama saham perseroan. Karenanya, manajemen bertanggung jawab dan terdorong untuk menampilkan performa terbaik. ”Tentu ini sesuai dengan ekspektasi kami,” ungkap Anthoni Salim, Direktur Utama Indofood CBP.

Dalam Initial Public Offering (IPO) kemarin, perseroan melepas 1,17 miliar lembar saham (20 persen) dari total modal disetor. Perseroan meraup dana sebesar Rp 6,291 triliun. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Kim Eng Securities (ZP), PT Credit Suisse Securities Indonesia (CS), PT Deutsche Securities Indonesia (DB) dan PT Mandiri Sekuritas (CC).

Dana hasil IPO, sebesar 67 persen digunakan untuk melunasi utang perseroan kepada pemegang saham sebesar Rp 4,1 triliun. Termasuk utang jangka pendek senilai Rp 1,1 triliun. Sedangkan sisanya digunakan untuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) perseroan ke depan. “Ya, kita segera lunasi utang itu,” tambah Thomas Tjhie, Direktur Indofood CBP. Berdasarkan prospektus penawaran saham perdana ICBP, ada tiga bank yang memberi utang jangka pendek perseroan. Kepada BCA Rp 494,461 miliar, Bank Mandiri Rp 90 miliar, dan SMBC Rp 455,75 miliar.

Sementara kinerja perseroan sepanjang semester pertama 2010, ICBP mencatat laba bersih sebesar Rp 825 miliar. Pencapaian kinerja itu menopang induk usahanya yang berhasil mencetak laba bersih Rp 1,41 triliun

[You must be registered and logged in to see this link.]


Senin, 11 Oktober 2010 , 18:03:00
Indomie Dilarang, Hatta Berang


JAKARTA— Menteri koordinator bidang perekonomian Hatta Rajasa berang menyusul penarikan produk indomie dari peredaran oleh pihak pemerintah Taiwan, karena dituding mengandung bahan pengawat berbahaya. ‘’Kalau mau melarang produk dari sebuah negara, harus jelas sebabnya apa, alasannya apa, kenapa dilarang? Kalau itu mengurangi dominasi Indonesia di dunia internasional, itu bisa disalahkan. Saya ingin semuanya itu fair, terbuka. Kalau ada sesuatu maka harus disampaikan secara objektif,’’ kata Hatta kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/10).

Seperti diberitakan harian Hong Kong The Standard, pihak berwenang di Taiwan menyatakan bahwa Indomie yang dijual di negeri mereka mengandung dua bahan pengawet yang terlarang, methyl p-hydroxybenzoate dan benzoic acid. Dua unsur itu hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik. Hatta mengaku belum bisa menerima pernyataan sepihak yang dilakukan oleh pihak Taiwan. Karena itu, Hatta meminta agar dilakukan penelitian bersama yang melibatkan ahli dari kedua negara, sebelum akhirnya negara yang bersangkutan memutuskan dan menarik produk Indonesia itu dari peredaran.

Sebaliknya Hatta balik menuding pihak Taiwan sengaja menarik peredaran produk mie instan buatan Indonesia itu demi mengurangi dominasi Indonesia di dunia Internasional. "Saya ingin semuanya diperlakukan secara fair, terbuka dan obyektif," ujar Hatta.

Sebelum pelarangan ungkap dia, harus ada penelitian bersama kedua negara. Kalau perlu di datangkan tenaga ahli, jadi kedua belah pihak bisa terjalin komunikasi yang baik. Kalau-pun pelarangan tersebut berkaitan dengan isu lingkungan tambah Hatta, harus didatangkan juga tenaga ahli.’’Intinya semua harus transparan,’’katanya.

Menanggapi pelarangan Indomie di Taiwan, dalam release resminya, produsen Indomie PT Indofood CBP Sukses Tbk (ICBP) membantah tudingan pemerintah Taiwan tersebut. Pihak Indofood menegaskan, produk mie instan yang diekspor ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi persyaratan dari pihak berwenang setempat. Pihak produsen tengah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin bahwa produk Indomie yang dijual di Taiwan selama ini aman untuk konsumen

[You must be registered and logged in to see this link.]

-------------

Efek yang ditimbulkan razia TAIWAN itu berantai pengaruhnya, selain Hong Kong, kabarnya otoritas Singapore juga akan melakukan penelitian ulang. Bila Pemerintah tidak cepat tanggap akan issue yang bisa menghancurkan Indofood itu, misalnya minta penegasan yang jelas dan pasti kepada pemerintah TAIWAN, bisa-bisa perekonomian Nasional terkena imbasnya jua. Index saham BEJ pasti akan terkoreksi, penerimaan pajak Negara terancam, hingga PHK ...
avatar
Devil666
Moderator
Moderator

Posts : 300

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum