Latest topics
» Laptop/Notebook Windows 7 anda jadi router Wi-Fi??
Tue Feb 21, 2012 10:58 pm by islamsyah

» Perkenalan
Tue Feb 14, 2012 2:31 pm by w1ndu_fu

» Poin & Reputasi??
Wed Oct 26, 2011 9:50 am by Devil666

» SMADAV PRO 8.6
Mon Sep 26, 2011 12:37 pm by w1ndu_fu

» HEX EDITOR FILE .EXE
Mon Sep 26, 2011 11:45 am by w1ndu_fu

» Naruto Manga
Mon Sep 26, 2011 11:42 am by w1ndu_fu

» K-ON!! OST Vol.1
Wed Aug 24, 2011 8:10 pm by sillylazyb0y

» Info Seputar Mobile Aplikasi
Sat Aug 13, 2011 1:05 pm by rahmadlado

» [SHARE] Photo2 Hasil Jepretan kamu
Mon Jul 04, 2011 7:42 pm by Administrator

» [Lounge] Video Video Lucu
Mon Jul 04, 2011 7:25 pm by Administrator

» [Lounge] Nintendo 3DS
Mon Jul 04, 2011 7:22 pm by Administrator

» [Lounge] Playstation Vita
Mon Jul 04, 2011 7:03 pm by Administrator


Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

View previous topic View next topic Go down

Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by Devil666 on Tue Oct 12, 2010 1:11 am


Titiek, Tommy & Mamiek Hadiri Acara Bedhah Bumi di Makam Pak Harto

Karanganyar - Keluarga besar Cendana hari ini mengadakan peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan presiden RI, Soeharto. Peringatan ini ditandai dengan menggelar acara bedhah bumi.

Acara ini untuk mengawali pemasangan pondasi batu nisan makam alm Soeharto. Acara ini bertempat di makam keluarga Astana Giribangun, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Senin (11/10/2010) pukul 09.15 WIB.

Ada 3 anak Soeharto yang hadir yaitu Mbak Titiek, Tommy dan Mbak Mamiek. Titiek duduk di bagian depan, sedangkan dua adiknya di belakangnya. Titiek mengenakan baju biru dan berkerudung, Mamiek baju putih sedang Tommy kemeja merah jambu dan berpeci putih.

Mereka menyimak pembacaan Surat Yasin dan pemanjatan doa-doa. Hadir juga Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi yang masih kerabat Cendana dan Bupati Karanganyar Rina Iriani dan puluhan orang lainnya. Makam Soeharto dipenuhi bunga dan dilindungi payung.

Pak Harto meninggal dunia dalam usia 87 tahun pada Minggu, 27 Januari 2008 setelah dirawat di RS Pusat Pertamina sejak 4 Januari 2008. Esok harinya, Pak Harto dimakamkan di Astana Giribangun dengan upacara militer dipimpin Presiden SBY.

Upacara ini diawali dengan pembukaan riwayat hidup Soeharto, termasuk penyebutan 27 tanda jasa yang pernah diterima almarhum dari dalam dan luar negeri. Lalu disambung Apel Persada yaitu mempersembahkan jasa-jasa Soeharto sebagai presiden RI kedua dengan pangkat jenderal besar kepada persada Ibu Pertiwi.


Masa Kecil Soeharto, Orang Tua Cerai (1)
Senin, 28 Januari 2008 - 13:12 wib


Mantan Presiden Soeharto menapaki perjalanan hidupnya dengan kisah yang panjang. Salah satunya, tercermin dari buku otobiografi Soeharto, Ucapan, Pikiran dan Tindakan Saya.

Dalam buku tulisan G Dwipayana dan Ramadhan KH ini, Soeharto menuturkan kisah hidupnya secara panjang lebar, falsafah hingga harapan-harapannya. Berikut nukilan salah satu bagian yang bercerita masa kecil Soeharto:

Ingatan saya tentang perjalanan hidup ini bermula ketika saya berumur tiga tahun. Waktu itu saya sudah bersama mBah Kromodiryo, dukun yang biasa menolong orang yang melahirkan. Nama panggilannya adalah mBah Kromo, adik kakek saya. mBah Kertoirono. Beliaulah yang menolong ibi saya. Ibu Sukirah sewaktu melahirkan saya. Maka beliau pun bercerita bahwa saya dilahirkan pada tanggal 8 Juni 1921, di rumah orang tua saya yang sederhana, di desa Kemusuk, dusun terpencil, di daerah Argomulyo, Godean, sebelah barat kota Yogyakarta.

Ayah saya, Kertosudiro, adalah ulu-ulu, petugas desa pengatur air, yang bertani di atas tanah lungguh, tanah jabatan selama beliau memikul tugasnya itu. Beliau yang memberi nama Soehaarto kepada saya.

Saya adalah anak ketiga. Dari istri yang pertama beliau mempunyai dua anak. Sebagai duda, beliau menikah lagi dengan ibu saya. Tetapi hubungan orang tua saya kurang serasi hingga akhirnya setelah saya dilahirkan, mereka bercerai.

Beberapa tahun kemudian Ibu Sukirah menikah lagi dengan seseorang yang bernama Atmopawiro. Pernikahannya ini melahirkan tujuh orang anak. Sementara itu ayah saya pun menikah lagi dan mendapatkan empat anak lagi.

Tak terkira sebelumnya, bahwa pada suatu waktu di hari tua saya, saya mesti menjelaskan silsilah saya karena ada yang menulis yang bukan-bukan di bulan Oktober 1974 disebuah majalah. Saya menyuruh Dipo (G. Dwipayana) membantah tulisan itu, dan memuatkan bantahannya di dalam majalah dan surat kabar harian yang terbit di Jakarta. Tetapi selang sehari saya perintahkan supaya wartawawartawan berkumpul di Bina Graha, di kamar kerjanya.

Saya ingin secara pribadi menjelaskan silsilah saya itu. Di depan wartawan luar dan dalanm negeri saya beberkan, saya bukan seseorang dari keturunan ningrat. Saya hadapkan dalam pertemuan dengan wartawan-wartawan itu beberapa orang tua, saksi-saksi yang masih hidup yang mengetahui benar silsilah saya. Saya adalah keturunan Bapak Kertosudiro alias Kertorejo, ulu-ulu yang secara pribadi tidak memiliki sawah sejengkal pun.

Saya berterus terang, di dalam menghadapi kehidupan sewaktu kecil, saya mengalami banyak penderitaan yang mungkin tidak dialami oleh orang-orang lain. Saya katakan, tulisan-tulisan yang tidak benar mengenai silsilah saya itu mungkin bisa ditafsirkan yang tidak-tidak atau memberikan bahan yang mungkin tidak hanya merugikan saya kepada negara dan bangsa Indonesia. Dalam bahasa Jawa, ada pepatah "Sadamuk bathuk, sanyari bumi". Sekalipun hanya di-dumuk, tapi batuknya, berarti mengenai harga diri keluarga dan pribadinya, sanyari bumi. Sanyari, walaupun hanya kecil sejari mengenai bumi, warisan, itu juga bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Sedangkan saya percaya bahwa setidak-tidaknya berita tersebut bisa membingungkan. Sebenarnya Presiden yang sekarang itu keturunan dari mana ?

Kalau itu sudah menimbulkan pembicaraan, timbul kemudian pro dan kontra. Kalau timbul pro dan kontra, dengan sendirinya mereka saling mempertahan kan pendapat masing-masing dan bisa terjadi perselisihan. Ini kesempatan yang baik untuk pihak yang melakukan subversi dalam melaksanakan gerpolnya, dan dapat meningkatkan gangguan stabilitas nasional.

Padahal stabilitas nasional sangat kita butuhkan dalam melaksanakan pembangunan. Bahkan saya kira lebih dari itu. Kalau tulisan itu benar, itu menunjukkan bahwa seorang anak yang sudah berumur enam tahun oleh ibunya diserahkan dengan begitu saja kepada temannya di desa Kemusuk. Ini menggambarkan martabat seorang wanita yang tidak ada harganya. Timbul dengan sendirinya pertentangan antara lelaki dan wanita dalam urusan harga menghargai. Ini juga menggambarkan keadaan yang tidak baik. Mungkin bisa menimbulkan kesan lebih dari itu; kenapa begitu mudah, diserahkan dengan begitu saja istri dan anak yang beumur enam tahun; mungkin karena perkimpoiannya tidak sah.

Jadi, kalau tidak sah, bearti anak haram atau anak jadah. Apakah ini tidak akan merugikan nama bangsa dan negara ? Karena itu, melihat jangka jauh yang tidak hanya mengenai nama pribadi saya, leluhur saya, tetapi juga mengenai saya yang secara kebetulan memperoleh kepercayaan dari rakyat menjadi Presiden, tulisan semacam itu tidak bisa dilepaskan dari kemungkinan dijadikan bahan dalam subversi dan gerpol. Karena itu, silsilaha saya harus dijelaskan. Sekalipun terpaksa rahasia pribadi dibuka, demi kepentingan pengabdian saya kepada negara dan bangsa, maka saya ceritakan semuanya itu, dan saya sedikitpun juga tidak merasa menyesal menceritakannya. Sebagai orang yang beriman, syarat dari iman adalah percaya kepada Tuhan, percaya kepada malaikat-malaikatnya, kepada rosul, kepada kitab-kitab suci, kepada hari kiamat dan percaya kepada takdir- semuanya itu saya terima sebagai keadaan yang menimpa diri saya, mulai lahir sampai sekarang, sebagai bekal hidup saya hingga kini.

Ceritanya setelah saya dilahirkan, saya tidak lama bersama ibu saya. Belum empat puluh hari saya sudah dibawa ke rumah mBah Kromodiryo, karena ibu saya sakit sehingga tak bisa menyusui. Di rumah mBah Kromo- saya digendong-gendong oleh mBah Amat Idris. Mbah Kromo yang mengajar saya berdiri dan berjalan, dan sering kali beliau membawa saya kemana-mana kalau beliau pergi bertugas ke luar rumah. Kalau mBah Kromo putri menjalankan prakteknya sebagai dukun bayi dan saya tidak dibawanya, maka saya sering diajak mBah Kromo ke sawah. Kadang-kadang saya digendongnya sambil membalik-balikkan tanah, atau dinaikkannya di atas garu. Kesenangan tersendiri yang tetap terkenang sampai tua, sewaktu saya didudukkan di atas garu dan memberi isyarat kepada kerbau untuk maju, untuk membelok ke kiri, ke kanan. Lalu turun ke sawah, bermain air, bermandikan lumpur. Maka kalau merasa capek atau kepanasan, saya disuruhnya menunggu di pinggir, di pematang atau di jalan. Pada kesempatan ikut dengan mBah Kromo di sawah tersebut saya suka mencari belut yang jadi kesukaan saya waktu makan, sampai sekarang.

Pada suatu hari saya menebang pohon pisang dengan sebuah sabit. Perkakas itu lepas dari tangan saya dan jatuh serta melukai kaki saya. Rupanya seisi rumah menganggap kejadian itu sepele pada mulanya. Tetapi kemudian ternyata luka di kaki saya menjadi borok. Maka Mbah Kromo menjadi risau dan beliaulah yang mengobati saya dengan penuh kasih. Memang, terasa sekali sampai sekarang betapa sayangnya beliau kepada saya.

sumber: [You must be registered and logged in to see this link.]
avatar
Devil666
Moderator
Moderator

Posts : 300

Back to top Go down

Re: Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by Administrator on Tue Oct 12, 2010 1:20 am

Gantengnya bapak satu ini waktu muda... ^^
waktu jadi presiden dikenal dengan Presiden Murah Senyum... (tetapi dibalik senyumannya.. dahsyat bro.. ^^)

_________________
Latest Nintendo DS ROMS:
avatar
Administrator
Administrator
Administrator

Posts : 577

Back to top Go down

Re: Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by Devil666 on Tue Oct 12, 2010 1:24 am

Bagaimana pun die gue tetap katakan HEBAT min....
Banyak orang" terkemuka di dunia ini menghargai die juga min...
avatar
Devil666
Moderator
Moderator

Posts : 300

Back to top Go down

Re: Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by valmar on Wed Oct 13, 2010 8:49 am

iya...jangan lupa... dy satu-satunya presiden yg sudi turun ke desa" buat liat keadaan penduduknya...ingat acara "dari desa ke desa" di TVRI dolo? 1 lagi gan.... itu julukan "bapak pembangunan" bukan dikasi sembarangan.... wa inget dolo setiap mau 17 agustus, dana pembangunan selalu diturunkan buat betulin jalan, sekolah, tempat ibadah n lain".... nah presiden sekarang ada gak????
avatar
valmar
Moderator
Moderator

Posts : 735

Back to top Go down

Re: Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by Devil666 on Thu Oct 14, 2010 7:56 pm

Masa sech?????

iy Benar gan...jangan lupa..die bantu ane juga...
avatar
Devil666
Moderator
Moderator

Posts : 300

Back to top Go down

Re: Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by Administrator on Thu Oct 14, 2010 8:07 pm

valmar wrote:iya...jangan lupa... dy satu-satunya presiden yg sudi turun ke desa" buat liat keadaan penduduknya...ingat acara "dari desa ke desa" di TVRI dolo? 1 lagi gan.... itu julukan "bapak pembangunan" bukan dikasi sembarangan.... wa inget dolo setiap mau 17 agustus, dana pembangunan selalu diturunkan buat betulin jalan, sekolah, tempat ibadah n lain".... nah presiden sekarang ada gak????
mana bisa gan...
UTANG Aja dimanamana
ga liat neh.. muka pres kita skarang... udah pucat bro.. kantung mata juga dah tebel.. kasian laa brooo

_________________
Latest Nintendo DS ROMS:
avatar
Administrator
Administrator
Administrator

Posts : 577

Back to top Go down

Re: Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by Devil666 on Thu Oct 14, 2010 8:17 pm

Kata sapa gue pucat????

manx gue perduli ma Soeharto!!!

yang penting gue mampu lunasin utan sobat gue itu...buktinya sekarang ud lunas beberapa sejak gue pimpin....
avatar
Devil666
Moderator
Moderator

Posts : 300

Back to top Go down

Re: Peringatan 1.000 hari meninggalnya mantan Presiden RI, SOEHARTO

Post by Sponsored content


Sponsored content


Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum