Komunitas STMIK Pontianak
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.
Latest topics
» Laptop/Notebook Windows 7 anda jadi router Wi-Fi??
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyTue Feb 21, 2012 10:58 pm by islamsyah

» Perkenalan
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyTue Feb 14, 2012 2:31 pm by w1ndu_fu

» Poin & Reputasi??
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyWed Oct 26, 2011 9:50 am by Devil666

» SMADAV PRO 8.6
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyMon Sep 26, 2011 12:37 pm by w1ndu_fu

» HEX EDITOR FILE .EXE
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyMon Sep 26, 2011 11:45 am by w1ndu_fu

» Naruto Manga
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyMon Sep 26, 2011 11:42 am by w1ndu_fu

» K-ON!! OST Vol.1
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyWed Aug 24, 2011 8:10 pm by sillylazyb0y

» Info Seputar Mobile Aplikasi
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptySat Aug 13, 2011 1:05 pm by rahmadlado

» [SHARE] Photo2 Hasil Jepretan kamu
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyMon Jul 04, 2011 7:42 pm by Administrator

» [Lounge] Video Video Lucu
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyMon Jul 04, 2011 7:25 pm by Administrator

» [Lounge] Nintendo 3DS
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyMon Jul 04, 2011 7:22 pm by Administrator

» [Lounge] Playstation Vita
Misteri Hilangnya Cincin Saturnus EmptyMon Jul 04, 2011 7:03 pm by Administrator


Misteri Hilangnya Cincin Saturnus

Go down

Misteri Hilangnya Cincin Saturnus Empty Misteri Hilangnya Cincin Saturnus

Post by Devil666 Thu Nov 04, 2010 1:03 am

By pramesti • Mar 20th, 2008 at 10:41 pm • Category: Planet

Para astronom amatir di seluruh dunia saat ini memperhatikan perubahan yang sama pada Saturnus: Cincin Saturnus yang lebar menipis menjadi garis tipis. Efrain Morales Rivera mengirimkan gambar berikut yang diambil dari halaman belakang rumahnya di Aguadilla, Puerto Rico.

[You must be registered and logged in to see this link.]
Perbandingan saturnus di tahun 2007 dan 2008.

“Cincin-cincin Saturnus telah menipis sekali dalam setahun ini”, katanya. Daerah Cassini atau Cassini Division (suatu daerah gelap dalam cincin Saturnus yang dinamakan Cassini) mulai sulit diamati. Fenomena yang sama terjadi empat ratus tahun lalu dan sempat memusingkan Galileo, sebagai orang pertama yang pada tahun 1610 menemukan cincin-cincin Saturnus melalui teropong primitifnya. Dia sangat tercengang ketika mendapati cincin-cincin tersebut menyempit sedikit setahun berikutnya.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Sekarang, kejadian yang sama adalah: kita mengalami suatu “pelintasan bidang cincin” (ring plane crossing). Ketika sedang dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, Saturnus membelokkan cincinnya menjadi sejajar dengan garis pandang dari Bumi (edge-on) setiap 14-15 tahun sekali. Karena cincinnya yang sangat tipis, mereka bisa tidak teramati jika dilihat melalui teleskop kecil.

Dalam bulan-bulan berikut ini, cincin Saturnus akan menjadi semakin tipis sampai akhirnya mereka “hilang” pada 4 September 2009 nanti. Ketika hal ini terjadi pada 1612, Galileo mengabaikan studinya akan planet. Padahal, kita ketahui kemudian, saat-saat “pelintasan bidang cincin” seperti ini merupakan waktu yang baik untuk menemukan satelit-satelit dan cincin luar Saturnus yang baru. Selain itu, saat demikian juga merupakan waktu yang baik untuk melihat kutub utara Saturnus yang biru. Pada tahun 2005, wahana antariksa Cassini terbang di atas belahan utara Planet Saturnus dan menemukan bahwa langit di sana sebiru langit Bumi sendiri. Selama bertahun-tahun, hanya Cassini yang bisa menikmati pemandangan ini, karena dari Bumi, bagian atas Saturnus yang biru tertutupi oleh cincin-cincin Saturnus.

Galileo sendiri tidak pernah memahami sifat dasar alamiah dari cincin-cincin Saturnus. Dia tidak mengetahui bahwa mereka sebenarnya merupakan kumpulan satelit-satelit kecil yang mengorbit dalam bidang orbit piringan, berukuran dari debu hingga sebesar bulan kita (Kemungkinan cincin-cincin ini merupakan debris atau puing-puing dari satelit yang hancur, tetapi para ilmuwan sendiri masih belum yakin benar akan hal ini). Melalui teleskop abad 17-nya, cincin tersebut lebih menyerupai telinga atau semacam cuping planet.

Meskipun demikian, intuisinya mengarahkan Galileo untuk membuat prediksi yang tepat, bahwa cincin-cincin yang hilang ini akan kembali. Dan dia benar. Cincin Saturnus kembali tampak, dan para ilmuwan menyimpulkan penelitiannya. Pada tahun 1659, secara tepat Christiaan Huygens menjelaskan peristiwa menghilangnya cincin yang periodik selama terjadinya “pelintasan bidang cincin” atau “ring plane crossing” ini. Pada tahun 1660, Jean Chapelain mengatakan bahwa cincin Saturnus bukan merupakan benda padat, tetapi terbuat dari partikel-partikel kecil yang sangat banyak dan masing-masing mengorbit Saturnus secara independen. Selama dua ratus tahun, usulannya sempat tidak diterima secara luas, sebelum ternyata terbukti benar.

Cincin-cincin Saturnus sangat lebar tetapi juga sangat tipis. Para astronom menggunakan Teleskop Hubble untuk menangkap citra Saturnus dengan posisi cincin datarnya ini (edge-on) pada tahun 1995. Obyek terang seperti bintang pada bidang cincin yang terlihat pada gambar merupakan satelit-satelit es. Kredit Gambar : NASA
Cincin-cincin Saturnus sangat lebar tetapi juga sangat tipis. Para astronom menggunakan Teleskop Hubble untuk menangkap citra Saturnus dengan posisi cincin datarnya ini (edge-on) pada tahun 1995. Obyek terang seperti bintang pada bidang cincin yang terlihat pada gambar merupakan satelit-satelit es. Kredit Gambar : NASA

Tidak perlu bersedih hati dengan “musibah hilangnya” cincin Saturnus ini. Saturnus masih merupakan obyek yang indah untuk dilihat melalui teleskop yang kecil sekalipun. Malah, minggu ini sebenarnya merupakan minggu yang baik untuk mengamati Saturnus. Pada Selasa, 18 Maret dan Rabu, 19 Maret, Bulan yang hampir purnama dan Saturnus akan berada satu garis pada bagian yang sama di langit senja. Hal ini membuat Saturnus menjadi mudah dicari, tidak seperti biasanya. Setelah Matahari terbenam, lihatlah daerah sdi ekeliling Bulan, dan voila! Saturnus terlihat seperti “bintang emas” terang di dekat Bulan. Jika Anda melewati momen 18-19 Maret ini, coba lihat kembali 14-15 April. Bulan dan Saturnus akan berada berdekatan dan cincin Saturnus bahkan menjadi lebih sempit.

[You must be registered and logged in to see this link.]
Devil666
Devil666
Moderator
Moderator

Posts : 300

Back to top Go down

Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum