Latest topics
» Laptop/Notebook Windows 7 anda jadi router Wi-Fi??
Tue Feb 21, 2012 10:58 pm by islamsyah

» Perkenalan
Tue Feb 14, 2012 2:31 pm by w1ndu_fu

» Poin & Reputasi??
Wed Oct 26, 2011 9:50 am by Devil666

» SMADAV PRO 8.6
Mon Sep 26, 2011 12:37 pm by w1ndu_fu

» HEX EDITOR FILE .EXE
Mon Sep 26, 2011 11:45 am by w1ndu_fu

» Naruto Manga
Mon Sep 26, 2011 11:42 am by w1ndu_fu

» K-ON!! OST Vol.1
Wed Aug 24, 2011 8:10 pm by sillylazyb0y

» Info Seputar Mobile Aplikasi
Sat Aug 13, 2011 1:05 pm by rahmadlado

» [SHARE] Photo2 Hasil Jepretan kamu
Mon Jul 04, 2011 7:42 pm by Administrator

» [Lounge] Video Video Lucu
Mon Jul 04, 2011 7:25 pm by Administrator

» [Lounge] Nintendo 3DS
Mon Jul 04, 2011 7:22 pm by Administrator

» [Lounge] Playstation Vita
Mon Jul 04, 2011 7:03 pm by Administrator


Sam Po Kong

View previous topic View next topic Go down

Sam Po Kong

Post by Devil666 on Thu Nov 04, 2010 12:45 am

Tanggal 11 Juli dalam sejarah
Pelayaran perdana Zheng He ( Sam Po Kong)
ke Samudra Barat


Zheng He, sebetulnya bermarga Ma, bernama He, dengan nama kecil San Bao (baca: San Pao = 3 mustika), orang Kun Yang – provinsi Yun Nan. Pada Hong Wu tahun ke 14 (tahun masehi 1381), jendral besar Fu Youde, Lan Yu dan Mu Ying menguasai Yun Nan dan pasukannya menawan San Bao yang masih berusia 10 tahun dan kemudian diberikan kepada raja Yan (Yan Wang): Zhu Di, maka jadilah San Bao seorang pejabat cilik di dalam kediaman raja Yan. San Bao pintar dan gemar belajar, pandai bersiasat dan mengerti strategi militer, di dalam “Jing Nan (meredam pemberontakan)” telah banyak berjasa dalam peperangan. Yong Le tahun ke 2 (tahun 1404), kaisar Ming Chengzu sewaktu menghadiahi pejabat “Jing Nan”, menaikkan jabatan San Bao menjadi kepala kasim / Tai Jian.

Selama ini ada mitos “(marga) Ma tidak boleh memasuki istana”, maka kaisar Ming Chengzu secara pribadi menuliskan huruf “Zheng” yang sangat besar dihadiahkan kepada San Bao, agar ia bermarga Zheng (bukan lagi Ma), maka sejak saat itu ia bernama Zheng He.

Pada suatu hari kaisar Ming Chengzu bertanya kepada pejabat senior Yuan Zhongche: “Saya ingin San Bao memimpin pasukan berlayar turun ke samudra barat mengunjungi berbagai negara disana, bagaimana pendapat anda”? Pada waktu itu seluruh samudra India di sebelah barat pulau Sumatera disebut «Samudera Barat«. Bagi para pelaut pada waktu itu, samudra barat adalah tempat berbahaya yang jauh dari daratan dan laut. Yuan Zhongche setelah berpikir sejenak menjawab: “Ditinjau dari paras dan kemampuannya, San Bao diantara para pejabat termasuk tanpa cela, bisa dipercaya sepenuhnya”.

Zheng He adalah suku Hui (biasanya suku ini beragama Islam), leluhurnya berasal dari wilayah barat (timur tengah) dan berimigrasi ke Tiongkok, kakek dan ayahnya punya pengalaman berlayar dan Zheng He tumbuh di dalam keluarga semacam ini, otomatis paham sedikit tentang wawasan perdagangan luar negeri. Maka dari itu, Zheng He betul-betul adalah pilihan terbaik kaisar Ming Chengzu dalam menghubungi berbagai negara dan pengembangan bisnis luar negeri.

Zheng He menerima titah khusus dari kaisar Ming Chengzu dan melalui persiapan yang cukup, sesudah berbagai hal dibereskan dan dipilihlah hari baik maka mereka berangkat berlayar mengarungi samu-dera nan jauh.

Tanggal 11 bulan Juli tahun 1405, pelabuhan Liu Jia di kota Su Zhou (sekarang: hilir Liu / Liu Hekou, kabupaten Tai Cang di provinsi Su Zhou) dipenuhi lautan manusia, bunyi genderang memecah langit dan petasan meledak berbarengan. Zheng He berpisah dengan para pejabat dan massa yang mengantar, menaiki kapal terbesar diantara konvoi kapal-layar yakni kapal pusaka yang dengan perlahan berlayar ke arah timur. Konvoi tersebut meliputi 208 buah kapal, yang berukuran dengan panjang 44 Zhang (146,83 m) dan lebar 18 Zhang (60,07 m) saja ada 62 buah, terdapat teknisi kelautan, pengurus manajemen, penterjemah, dokter dll diantara total 27.800 orang.

Pelayaran Zheng He kali ini ke samudera barat, telah memperkuat saling pengertian antara banyak negara Asia Afrika, telah mengembangkan perdagangan luar negeri.

Dari Yong Le tahun ke 3 s/d Xuan De tahun ke 8 (tahun 1405 s/d 1433), Zheng He sebanyak 7 kali memimpin konvoi kapal berlayar jauh, 28 tahun kegiatan melaut telah membaktikan segenap kemampuannya. Pada tahun Xuan De ke 8, medio bulan 3 (Awal bulan April tahun 1433), pelaut besar ini pada perjalanan akhir di rute pulangnya telah meninggal karena sakit di kota Gu Li di jazirah India.
Zheng He memimpin konvoi kapal 7 kali turun ke samudera barat, berturut-turut telah mengunjungi 30 negara lebih di Asia dan Afrika, terjauh yang dicapainya adalah pantai timur A-frika sebelah selatan khatulistiwa dan Ma Lin Di (Kenya) dan Mombassa (kini pelabuhan Mombassa dari Kenya), ini adalah kejadian besar dalam sejarah pengarungan samudera dunia.

Ia telah memperkuat hubung-an persahabatan dengan negara-negara tersebut, telah memajukan pertukaran ekonomi dan budaya dengan negara-negara tersebut. Zheng He adalah orang pertama yang merintis pelayaran dari Tiongkok hingga ke Afrika timur, rute pelayarannya lebih dulu 87 tahun dibandingkan dengan pelayaran perdana Columbus ke daratan Amerika, dengan Vasco Da.gama yang memutari Tanjung Harapan sampai tiba di India, masih lebih dini 93 tahun, dibandingkan dengan Magelan yang mencapai Filipina telah lebih dini 116 tahun, di sejarah pelayaran dunia ia telah menegakkan sebuah batu piagam, adalah perintis besar dalam kegiatan pelayaran dunia.
[You must be registered and logged in to see this link.]
[You must be registered and logged in to see this link.]
avatar
Devil666
Moderator
Moderator

Posts : 300

Back to top Go down

Re: Sam Po Kong

Post by valmar on Thu Nov 04, 2010 8:53 am

di Indonesia lebih di kenal dengan nama laksamana cheng ho n beliau memang beragama islam dan pernah menyebarkan agama islam di Indonesia
avatar
valmar
Moderator
Moderator

Posts : 735

Back to top Go down

View previous topic View next topic Back to top

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
You cannot reply to topics in this forum